Wednesday, August 20, 2014

Buen Viaje Bu Ira...

Tiga setengah tahun waktu berlalu begitu cepat. Hari itu, 5 Agustus 2014 DWP KBRI Buenos Aires terasa senyap seketika menjelang detik-detik pelepasan kepulangan mantan Ketua DWP kami ke Indonesia. Enggan rasanya melihat jam yang terus berjalan dengan cepatnya. Rasa Pilu dan sedih menyelimuti KBRI sepanjang hari itu. Diawali dengan makan siang bersama di salah satu restoran steak khas Argentina ´La Tranquera¨ kami melepas Ibu Ira Budhi Prihantoro beserta anak-anak beliau. Sebelum makan siang dimulai, Duta Besar LBPP KBRI Buenos Aires selaku penasehat DWP, Ibu Nurmala Kartini Pandjaitan memberikan sepatah kata sebagai tanda cinta kasih beliau kepada Ibu Ira Budhi Prihantoro yang telah setia mengabdi kepada Indonesia melalu karya dan ide kreatifnya di DWP KBRI Buenos Aires. Selanjutnya Ibu Ira memberikan sambutan terakhir menjelang kepulangannya. Ribuan kata maaf tak hentinya beliau ucapkan, karena memang sejatinya manusia adalah tempat salah dan khilaf. Serta ucapan terimaksih kepada seluruh staff KBRI Buenos Aires diaman selama beliau berada di Buenos Aires selalu dapat menjaga silahturahmi dan kekompakan. Selanjutnya, ibu Duta Besar memberikan kesempatan kepada seluruh staff dan keluarga untuk memberikan sepatah kata sebagai pelepas kepulangan Ibu Ira beserta kakak Sheila, dedek Anggie dan Budhe, begitu sapaan akrab kami kepada keluarga beliau. Waktu mengharuskan kami untuk segera santap siang. Terlihat para pelayan sudah siap dengan Asado yang mereka bawa. Ibu Duta Besar memberikan Bingkisan tanda kenang kepada Ibu Ira Budhi Prihantoro. Sebuah foto kolase para penghuni KBRI Buenos Aires.

Waktu sudah menunjukkan pukul 17.00. Tiba waktunya bagi kami bersama sama mengantar kepulangan Ibu Ira beserta keluarga. Kami pun tiba di bandara Ezeiza tepat waktu. Bercengkrama bersama Ibu Ira dan anak-anak membuat rasa sedih kami hilang sejenak. Detik demi detik terus berlalu, tiba saatnya Ibu Ira harus memasuki ruang tunggu. Pelukan hangat tanda perpisahan. Rasanya, sedih dan haru menyelimuti seluruh bandara  saat itu. Air mata tak hentinya berderai. Rasanya sulit sekali melepas kepulangan Ibu Ira ke Tanah Air. Enggan rasanya melepas pelukan itu. Pelukan yang selalu kami rasakan setiap kali kami berkumpul di ruang DWP. Canda tawa yang selalu mengiringi hiruk pikuknya ruang DWP. Hari ini, tiada lagi tawa itu. Tiada lagi pelukan hangat dari Ibu Ira. Hanya foto, kenangan indah dan wejangan Ibu Ira yang tersisa saat ini, namun kami semua yakin, kita semua pasti akan berjumpa kembali di waktu dan kesempatan lain yang tentu akan lebih berkesan. Semoga..


Selamat Jalan Ibu Ira.. Kami semua disini selalu berdoa agar Ibu dan anak-anak diberikan kesehatan dan umur panjang agar kelak suatu saat nanti kita dapat bertemu kembali. Aamiin… (SF)


kakak Sheila dan Dede Anggie berfoto bersama teman-teman

berfoto sesaat sebelum check in


Keluarga Bapak Budhi Prihantoro bersama para Staff KBRI Buenos Aires

Berfoto bersama sebelum boarding

Monday, August 11, 2014

Sertijab Ketua DWP KBRI Buenos Aires Periode 2014

Pada hari Senin 4 Agustus 2014, pukul 11.00 WS, bertempat di Ruang Rapat KBRI Buenos Aires, Figueroa Alcorta 3260, telah dilaksanakan prosesi Serah Terima Jabatan Ketua DWP KBRI Buenos Aires dari Ibu Ira Budhi Prihantoro kepada Ibu Enda Ali Sucipto. Serah terima jabatan ini dilakukan sehubungan dengan kepulangan Ibu Ira Budhi Prihantoro yang terlebih dahulu dikarenakan keperluan pengurusan sekolah Putri-putri nya di Indonesia.
Prosesi serah terima jabatan di hadiri oleh Duta Besar LBPP KBRI Buenos Aires selaku penasehat DWP, Ibu Nurmala Kartini Pandjaitan, beserta para Home Staff di lingkungan KBRI Buenos Aires. Acara berjalan khidmat dan lancar, tanpa adanya hambatan.
Kepengurusan DWP sekarang berkurang 1 menjadi 3 orang (termasuk Ketua). Semoga jumlah yang kecil ini tidak menjadi penghalang kami untuk berkiprah di masa yang akan datang.
Akhir kata, kami ucapkan Terimakasih yang tak terhingga kepada Ibu Ira Budhi Prihantoro atas semua dedikasi dan kontribusinya kepada DWP selama 3,5 tahun belakangan ini, serta Selamat kepada Ibu Enda Ali Sucipto selaku ketua DWP yang baru. Viva DWP KBRI Buenos Aires! (FYF).





Penandatanganan Berita Acara oleh Penasehat DWP


Sambutan dari Penasehat DWP

Pemberian Ucapan Selamat dari Penasehat DWP

Pemberian Ucapan Selamat oleh para Home Staff




Halal Bihalal 1435 H Keluarga Besar KBRI Buenos Aires

Sayup terdengar takbir berkumandang
Tanda Ramadhan akan lewat
Ampunan diharap, barokah didapat

Taqabalallahi minna wa minkum wa ja'alana minal aidin wal faidzin
Semoga Allah menerima puasa kita dan menjadikan kita kembali suci
dan termasuk orang-orang yang mendapatkan kemenangan

Setelah berpuasa satu bulan lamanya, tiba akhirnya hari kemenangan yang dinanti-nantikan bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia. Tahun ini Idul Fitri 1435 H di Buenos Aires - Argentina jatuh pada tanggal 29 Juli 2014 sedangkan Halal Bihalal KBRI Buenos Aires dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 Agustus 2014 di Wisma Duta. Di hari yang cerah tersebut, masyarakat Indonesia di lingkungan Buenos Aires dan sekitarnya berkumpul untuk ber-ramah tamah saling bermaaf-maafan sekaligus menikmati hidangan khas lebaran yang tentu saja sangat dirindukan bagi para perantau yang jauh dari sanak keluarga di tanah air Indonesia.
Acara Halal Bihalal dimulai pada pukul 12.30 WS, dibuka oleh PF Pensosbud Bpk. Darius Erlangga, yang kemudian di lanjutkan oleh sambutan Ibu Duta Besar Nurmala Kartini Pandjaitan dan ditutup oleh pembacaan Doa bersama oleh Bpk. Ika Supriatma. Dalam kesempatan yang baik ini pula, Ibu Duta Besar tidak lupa memberikan kesempatan kepada Ibu Ira Budhi Prihantoro untuk berpamitan dengan masyarakat Indonesia yang hadir pada siang hari tersebut.
Acara Halal Bihalal ditutup dengan ramah-tamah sambil menikmati santap siang yang telah disiapkan oleh Ibu-ibu DWP bersama-sama. Mulai dari ketupat sayur, lontong opor ayam, sate ayam dan sate daging, bakso komplit, siomay komplit, rendang daging, ikan bakar, telur balado, perkedel kentang sampai teri kacang terhidang untuk mengobati rasa rindu atas makanan dan suasana lebaran di kampung halaman. Tidak lupa tradisi 'Salam Tempel' yang diadakan setiap tahunnya oleh Ibu Duta Besar untuk seluruh anak-anak turut menambah kebahagiaan pada siang hari tersebut. Alangkah indahnya kebersamaan yang terjalin di suasana yang Fitri ini. (FYF)


Ketupat yang langka di Buenos Aires
Behind the scene




Sambutan Ibu Duta Besar
Ibu Ira BP menyampaikan sepatah dua patah kata


Salam Tempel dari Opung Ker
Ibu Duta Besar bersama seluruh Anak-anak




Wednesday, July 30, 2014

Buka Puasa Bersama Ramadhan 1435 H

Dalam rangka mengisi kegiatan dan juga untuk meningkatkan tali silaturahmi selama bulan Ramadhan, DWP KBRI menjadi penggagas ide acara berbuka puasa bersama keluarga besar KBRI Buenos Aires. Beberapa minggu sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, DWP telah menyampaikan permohonan izin  kegiatan acara berbuka bersama ini kepada Penasehat DWP/Dubes RI, Ibu Nurmala Kartini Sjahrir. Atas seizin beliau maka acara ini dapat diselenggarakan. Meskipun jumlah Pengurus yang minim, namun tak menyurutkan niat untuk menjadi tuan rumah acara buka puasa di rumah masing-masing. Kegiatan ini bukan suatu kewajiban dan bukan merupakan suatu paksaan. DWP memberikan kesempatan kepada siapa saja yang ingin turut mengisi acara buka puasa bersama sebagai tuan rumah. Ibu Nonny Hadisiswoyo (BPKRT) dan Ibu Novie Dewi Amelya (Atase Komunikasi) pun turut berpartisipasi dan bersedia untuk menjadi tuan rumah di kediaman mereka, tidak ketinggalan pihak Wisma bersedia turut berpartisipasi, setelah mendapat izin dari Ibu Duta Besar mengadakan acara di Wisma. Sehingga selama bulan Ramadhan 1435 H ini, jumlah peserta tuan rumah buka puasa bersama sebanyak tujuh tempat yang berganti secara bergiliran. 

Pada bulan Ramadhan yang penuh berkah ini ternyata bertepatan dengan ulang tahun salah satu Pengurus DWP KBRI, yaitu Ibu Fifi Feddy Fakhrurrozi yang jatuh pada tanggal 13 Juli, sehingga Ketua dan Pengurus DWP berkesempatan memberikan bingkisan secara simbolik dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ibu Fifi pada saat diadakan buka puasa bersama di kediamannya. Disamping itu, moment buka puasa ini juga diadakan pengocokan pemenang arisan, yang kebetulan diselenggarakan di kediaman Ibu Novie, sehingga suasana semakin hangat dan penuh keakraban.

Puji Syukur kami panjatkan akhirnya rangkaian kegiatan acara buka puasa bersama Ramadhan 1435 H ini telah berjalan lancar. Salah satu tujuan dari penyelenggaraan acara ini adalah untuk memperoleh pahala sebanyak-banyaknya sebagaimana hadist Rasulullah : “Barangsiapa yang memberi buka orang puasa, maka baginya pahala semisalnya tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun.” HR. Tirmizi 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semoga semakin menambah ikatan persaudaraan dan kekeluargaan baik sesama muslim maupun non muslim warga Indonesia yang berada di Buenos Aires. Ramadhan Mubarak....Ramadhan Kareem....(IL)
































Pemilu dan Perhitungan Suara Presiden 2014 di Argentina

Pesta demokrasi yang diselenggarakan lima tahun sekali oleh seluruh rakyat Indonesia di seluruh tanah air dan juga WNI di seluruh penjuru dunia disambut dengan suka cita dan penuh antusias. Pelaksanaan Pemilu Presiden kali ini bertepatan pada bulan Ramadhan 1435 H di Buenos Aires, yaitu tanggal 5 Juli 2014 dan Perhitungan Suara yang diadakan pada tanggal 9 Juli 2014. DWP KBRI Buenos Aires ikut berperan aktif mensukseskan penyelenggaraan Pemilu Presiden tahun 2014 ini. 

Pihak panitia KPPSLN (Kelompok Penyelenggara Pemilihan Suara Luar Negeri) yang kali ini diketuai oleh Ibu Sintia Laukon (seorang WNI, istri dari local staff KBRI) mengajak pihak DWP KBRI untuk mengikuti rapat dalam beberapa kesempatan, tentunya demi suksesnya penyelenggaraan Pemilu Presiden di Argentina dan negara akreditasi Uruguay dan Paraguay. DWP KBRI turut memberikan kontribusi yaitu dalam hal menata ruang (dekorasi) dan penyediaan konsumsi berupa menu berbuka puasa yang berupa tajil, jajanan pasar, makanan utama, postre, buah-buahan, minuman dan lain sebagainya. Selain itu juga menyediakan makanan bagi pencoblos yang non muslim ataupun bagi yang tidak berpuasa.

Acara pencoblosan Pilpres maupun perhitungan suara diadakan di Wisma Duta atas seizin Ibu Duta Besar yang pada saat pencoblosan sedang berada di Indonesia. Namun pada saat perhitungan suara, Ibu Duta Besar berkesempatan turut menjadi saksi dan mengawasi secara langsung proses perhitungan suara.

Alhamdulillah, acara Pemilihan Presiden dan Perhitungan Suara berjalan dengan lancar dan sukses. Adapun hasil perhitungan suara dari PPLN Buenos Aires (Meliputi Negara Uruguay dan Paraguay) untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden adalah sebagai berikut :

Nomor Urut 1 (Prabowo-Hatta) dipilih sebanyak 44 suara
Nomor Urut 2 (Jokowi-Kalla) dipilih sebanyak 143 suara
Abstain sebanyak 2 suara

Catatan :
a. Yang memilih melalui TPS Buenos Aires berjumlah 101 suara, dan telah dilakukan perhitungan pada tanggal 9 Juli 2014
b. Yang memilih melalui Pos berjumlah 88 suara, dan telah dilakukan perhitungan pada tanggal 14 Juli 2014

Perhitungan real count tersebut merupakan data resmi PPLN Buenos Aires untuk dilaporkan kepada masyarakat Indonesia sebagai bagian dari partisipasi masyarakat untuk mengontrol akuntabilitas dan transparansi proses demokrasi di Indonesia. (IL)

Thursday, May 08, 2014

Celebracion de la Pascua

Telur yang dihias cantik mewarnai bulan ini. Dua icon ini sudah mewabah diseluruh penjuru dunia. Begitu juga dengan KBRI Buenos Aires. Perayaan Paskah yang jatuh pada 20 April 2014 ini menjadi moment suka cita bagi Keluarga besar KBRI Buenos Aires bersama WNI yang berada disini. Minggu pagi yang cerah serasa lengkap dengan semilir angin menambah sejuknya udara.
Perayaan Paskah tahun ini bertempat di Wisma Duta KBRI Buenos Aires. Acara dimulai pada pukul 11 siang. Aroma arang bakar sudah mulai tercium. Pertanda Asado akan di mulai. Semua pengunjung ramai memadati area Asado. Terlihat ada tiga buah meja pemanggang lengkap dengan arangnya. Sang juru masak juga sudah siap dengan kipas sakti yang membuat aroma masakan tercium sampai kesudut ruagan.
Tidak lama, Ibu Duta Besar terlihat siap dengan celemek bertuliskan Argentina. Rupanya ada yang istimewa dalam perayaan Paskah tahun ini. WNI dan keluarga besar KBRI Buenos Aires berkesempatan mencicipi Spagheti dan Hamburgesa racikan Ibu Duta Besar Nurmala Kartini Sjahrir yang sangat kami sayangi. Terlihat senyum merekah dari wajah cantik Ibu kami. Dengan luwes Ibu Kartini meracik Hamburgesa, satu persatu diberikan langsung kepada para undangan. Suatu kehormatan bagi kami yang datang saat itu dapat mencicipi langsung hidangan ala Cheff Kartini. Gigitan pertama membuat kami menghela nafas sesaat. Hamburgesa ini sungguh enak. Jelas ini berbeda dengan yang biasa kami makan dari kios seberang. Rupanya daging hamburgesa ini memang dibuat langsung oleh Ibu Kartini. Benar-benar juicy dan lembut sekali. Cita rasa yang luar biasa.
Anak-anak pun tak mau ketinggalan. Mereka bergegas menunggu giliran untuk menerima hamburgesa racikan Opung tercinta (begitu anak-anak memanggil Ibu Duta Besar Nurmala Kartini Sjahrir. Beberapa anak lainnya terlihat mengantri untuk menikmati sphageti yang juga racikan Ibu Kartini. Terlihat salah seorang anak begitu menikmati sphageti tersebut. Dalam rekaman kami, rupanya salah seorang anak ini sudah kali ke tiga ikut dalam antrian meja sphageti.
Setelah kami selesai menikmati hidangan sphagety dan hamburgesa ala Ibu Kartini, tidak lama asado pun siap untuk dinikmati. Aneka daging panggang lengkap dengan chimichurri yang merupakan hidangan khas Argentina ini benar-benar menggugah selera makan kami para undangan. Tanpa bas basi kami pun bergegas menyantap hidangan tersebut.
Matahari semakin terik menunjukkan hari semakin siang. Waktu menunjukkan pukul 1 siang. Anak-anak rupanya sudah tidak sabar menunggu games yang sudah menjadi kegiatan rutin tahunan. Beberapa anak bersorak agar permainan segera dimulai. Permainan yang digawangi oleh Dharmawanita Persatuan Buenos Aires pun di mulai. Anak-anak dipersiapkan dengan barisan rapi untuk mendapatkan plastik wadah telur. Yap! Ini adalah permainan mencari telur. Telur-telur ini sebelumnya sudah kami hias secantik mungkin dengan menggunakan pewarna makanan. Dalam hitungan ke tiga anak-anak siap berlari mencari telur sebanyak mungkin di halaman wisma duta. Satu..Dua..Tiga..permainan dimulai.
Lima belas menit tidak terasa. Waktu sudah habis. Anak-anak kembali berkumpul didalam ruangan. Duduk bersama diatas karpet merah lengkap dengan dekorasi khas mereka, balon. Pernghitungan telur pun dimulai. Satu persatu anak mulai mnghitung telur. Dengan menggunakan bahasa spayol , mereka dengan cekatan mulai menghitung. Uno..Dos..Trees..Pemenang sudah bisa ditebak.
Permainan selanjutnya adalah melukis telur. Dua games ini merupakan games andalan tahunan perayaan Paskah. Waktu yang diberikan adalah 15 menit. Masing-masing anak diberi 2 buah telur untuk di hias seindah mungkin.
Permainan telah selesai. Saatnya pengumuman pemenang. Kami mendapatkan 2 orang pemenang pertama, kedua dan ketiga. Hadiah diberikan langsung oleh Opung kami tercinta, Ibu Duta Besar Nurmala Kartini Sjahrir. Pelukan dan ciuman hangat seolah menjadi hal wajib bagi keluarga besar KBRI Buenos Aires. Rupanya tidak hanya sang juara saja yang mendapatkan hadiah. Seluruh anak-anak yang hadir saat itu berhak mendapatkan kado yang sudah disiapkan oleh DWP KBRI Buenos Aires. Semua anak yang hadir saat itu sangat bergembira. Banyaknya hadiah dan goodie bag lengkap dengan balon menambah kegembiraan mereka.
Pada penghujung acara anak-anak bersuka cita bersama dengan iringan musik. Mereka bercengkrama satu dengan yang lain. Satu persatu anak-anak terlihat  mulai membuka kado yang mereka terima. Hanya kegembiraan yang terpancar saat itu.
Perayaan Paskah kali keempat ini merupakan kerjasama Pensosbud KBRI Buenos Aires dengan DWP KBRI Buenos Aires. Semoga di tahun mendatang kebahagiaan ini akan tetap ada. (SF)

Beberapa putra-putri KBRI berfoto di teras Wisma

Pembagian regalo dari Ibu Duta kepada anak-anak selepas acara...

Ibu Duta bersama salah satu putri staff KBRI

Ibu Duta ikut turun tangan menyiapkan asado 

Penasaran mencari telur yang tersembunyi diantara semak

Menu asado siap dihidangkan

Ibu Duta menyiapkan hamburguessa untuk para tamu

Goodybags dan regalo yang disiapkan oleh DWP KBRI

Hasil karya unik dari putra-putri KBRI dalam lomba menghias telur 

Bersiap untuk menghitung telur hasil pencarian



Rhodhocrocite Yang Menawan

Adalah sebuah fakta bahwa mayoritas kaum wanita lebih suka mengenakan perhiasan bila dibandingkan dengan kaum pria. Fakta ini tidak perlu dibuktikan melalui survey, sehari-hari saja bisa dilihat bagaimana kaum hawa sangat suka mengenakan kalung, cincin gelang atau jam tangan sehingga perhiasan menjadi hal pelengkap untuk dikenakan ketika berdandan atau mempercantik diri. 

Artikel kali ini mengetengahkan batu perhiasan yang banyak ditemukan di Argentina yang dikenal dengan nama Rhodhocrocite (Rodocrocita) atau biasa disebut Inca Rose. Rodocrocita ditambang di suatu daerah bernama Capillitas Catamarca, Argentina. Legenda dibalik kisah Inca Rose ini karena suku Inca percaya bahwa rhodochrosite adalah darah mantan penguasa mereka yang berubah menjadi batu sehingga terkadang disebut  Rosa del Inca  atau  Inca Rose. Rhodochrosite adalah mineral karbonat yang biasanya ditemukan dalam warna antara merah muda dan merah. Warna merah atau pink disebabkan oleh adanya mangan dalam mineral. Beberapa kalangan meyakini bahwa batu ini memiliki sifat metafisik tertentu yang dipercaya bermanfaat sebagai terapi penyembuhan. Karena warnanya yang pink itulah maka batu ini dikaitkan dengan cinta, kasih sayang dan intuisi. Sifat-sifat penyembuhan yang berfokus pada darah, sirkulasi darah, tekanan darah dan organ. Rhodochrosite dalam bentuk kristal kualitas tinggi hanya ditemukan di beberapa lokasi diantaranya: Argentina, Romania, Hongaria , Afrika Selatan dan Amerika Serikat .

Harga dari gemstones ini bervariasi tergantung dari jenis dan dan kualitas batu itu sendiri. Penduduk Argentina meyakini bahwa semakin banyak alur dan semakin pekat warna pink rodocrocita maka kualitas batu tersebut semakin tinggi. Di beberapa toko gemstone di Argentina banyak menjual rodocrocita, tidak hanya dalam bentuk perhiasan (anting, gelang, cincin dan pendant) tetapi juga dalam bentuk lain seperti patung hewan, penari tango, mangkok, wadah buah atau wadah makanan dan lain sebagainya.

Banyak tamu dan delegasi dari Indonesia yang berkunjung ke Argentina menyempatkan diri untuk membeli gemstone yang berwarna pink unik nan menawan ini. Bagi para kolektor batu perhiasan maupun siapa saja yang ingin berkunjung ke Argentina, ada baiknya mengambil kesempatan untuk membeli souvenir dalam bentuk gemstones yang cantik ini untuk dijadikan oleh-oleh bagi sahabat-kerabat maupun untuk dipakai atau digunakan sendiri. (IL)

Batu Rodocrocita yang dipajang pada Museum La Plata, Argentina 

Berbagai variasi gemstone rodocrocita dalam bentuk pendant, cincin, gelang dan anting

Rodocrocita dalam bentuk yang lebih variatif