Friday, December 05, 2008

Compre Sus Regalos De Navidad

Mengusung tema Berbelanja Hadiah Menyambut Hari Natal, tampaknya menggugah perhatian masyarakat di Buenos Aires. Memasuki bulan Desember, mereka yang akan merayakan hari natal punya tradisi untuk membelikan hadiah natal untuk keluarga, teman, para sejawat dan handai taulan sebagai tanda cinta dan kasih sayang. Dengan demikian para pencari hadiah sudah berpikir jauh-jauh hari sebelum menjelang perayaan natal berbelanja, mencari hadiah yang unik yang terjangkau harganya dan juga istimewa.

Mengingat setahun yang lalu di Wisma Duta Buenos Aires pernah diselenggarakan Mini Bazar yang menampilkan produk dan hasil kerajinan khas dari Indonesia mendapat sambutan dari berbagai kalangan, maka digelar acara yang sama pada hari Kamis tanggal 27 November 2008 yang lalu.

Dengan persiapan singkat dan sungguh-sungguh, maka ruang tamu di lantai dasar Wisma Duta menjadi ajang pameran dari berbagai macam barang-barang seperti patung-patung binatang dari kayu baik yang warna-warni maupun warna kayu, baju-baju untuk musim panas, aneka warna kain pantai, patung, topeng, tas keranjang rotan, handicraft, kemeja batik, sandal batik, selendang batik, tudung saji, serta masih banyak lagi pernak-pernik dekorasi yang harganya terjangkau dan unik yang tidak dijumpai di berbagai toko suvenir di kota ini.

Mini Bazar yang dibuka satu hari, jam 11.00 sampai 16.00 mendapat kunjungan sambung menyambung, yang datang dan yang pergi, yang berbelanja dengan gembira karena mendapat pelayanan yang hangat dari ibu-ibu DWP KBRI Buenos Aires.

Para Istri Duta Besar dari negara sahabat yang menjadi anggota ADEA juga datang, ingin menyaksikan secara langsung memenuhi undangan Ibu Herawaty S. Manurung. Mereka tergerak untuk melakukan hal yang sama di kalangan diplomat untuk lebih memperkenalkan produk negerinya.

Suasana udara yang nyaman menambah keinginan untuk lebih lama meluangkan waktu melihat-lihat dan bertanya-tanya mengenai aneka produk yang menunjukkan ciri khas dari Indonesia. Sebagian besar masyarakat Argentina masih banyak yang belum memiliki gambaran apa dan bagaimana keadaan negara Indonesia, sehingga tidak jarang mereka terpesona melihat betapa halusnya motif dan bahan kain batik yang terbuat dari sutra dan akan menjadi lebih kagum lagi bilamana mengetahui bahwa itu semua bukan buatan mesin melainkan hand made, buatan tangan-tangan trampil yang terlatih dan berjiwa seni.

Seorang wanita Amerika, penari Bali bernama Barbara Mintz yang lama bermukim di Denpasar, Bali yang kebetulan berkunjung ke Argentina untuk belajar menari Tango, turut juga berpartisipasi dalam mini bazar ini. Barbara Mintz menampilkan koleksi berbagai macam perhiasan-perhiasan dari bahan perak buatan Bali yang sangat indah dan menimbulkan rasa kagum para pengunjung. Dengan kemampuan berbahasa Indonesia yang sangat prima, Barbara fasih sekali menjelaskan barang-barang kerajinan yang dipamerkannya. Kecintaan terhadap Indonesia ditampilkan dengan menyajikan berbagai gambar-gambar pemandangan dan kegiatan masyarakat Bali sehari-hari.

Dengan penuh percaya diri ia menganjurkan untuk silahkan datang berkunjung ke Bali, melihat secara langsung keindahan yang tidak ada di tempat lain, sungguh membuat kami kagum atas prakarsanya itu. Alunan suara gamelan serta wewangian dupa khas Bali, menimbulkan suasana yang sangat bersahabat diantara para penyelenggara dan pengunjung, suatu pengalaman yang indah untuk dikenang.

Menjelang berakhirnya bazar ini, staf dari KBRI Buenos Aires tidak mau ketinggalan melihat dan berbelanja juga, tentu saja dalam upaya menyesuaikan diri dengan tradisi disini, nantinya akan memberikan hadiah kepada para relasi dan rekan kerja dari berbagai kalangan. Koordinator penyelenggara, Ibu Erna Herlina dari fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI sangat puas atas kerja sama yang sudah terjalin dengan DWP KBRI Buenos Aires.









0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home